Kesalahan Umum Saat Membuat Website

Pahami kesalahan yang sering dilakukan saat membuat website dan bagaimana cara menghindarinya.

Banyak bisnis membuat website hanya untuk sekadar “punya”, tanpa memperhatikan fungsi dan kualitasnya. Alhasil, website tidak menghasilkan penjualan dan tidak terlihat profesional.

Berikut adalah kesalahan umum yang sering terjadi saat membuat website dan cara menghindarinya.

1. Tidak Memiliki Tujuan yang Jelas

Tujuan Website

Banyak pemilik bisnis membuat website tanpa mengetahui tujuan utama: apakah untuk jualan, branding, portofolio, atau informasi. Tanpa tujuan, desain dan konten menjadi acak dan tidak fokus.

2. Tampilan Tidak Profesional

Desain Website Buruk

Website dengan warna berantakan, font tidak konsisten, dan layout kacau membuat pengunjung cepat pergi. First impression sangat menentukan kepercayaan calon pelanggan.

3. Website Lambat di Akses

Website Lambat

Kecepatan website sangat penting. Jika loading lebih dari 3 detik, 50% pengguna langsung keluar. Optimasi gambar dan gunakan hosting yang baik.

4. Tidak Mobile Friendly

Website Tidak Mobile Friendly

Lebih dari 80% pengguna internet Indonesia menggunakan smartphone. Website yang tidak responsif akan terlihat rusak dan sulit digunakan.

5. Konten Tidak Jelas dan Tidak Informatif

Konten Buruk

Banyak website berisi tulisan yang terlalu sedikit, asal-asalan, atau tidak menjelaskan manfaat produk/layanan. Konten adalah kunci untuk membuat pengunjung percaya.

6. Tidak Memakai SEO

SEO Website

Website tanpa SEO akan sulit ditemukan di Google. Minimal gunakan judul yang benar, meta description, dan kata kunci relevan.

7. Tidak Ada Call to Action

CTA Website

CTA seperti tombol WhatsApp, tombol beli, atau form kontak membantu pengunjung mengambil tindakan. Tanpanya, mereka bingung harus melakukan apa.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, website Anda dapat bekerja lebih maksimal dan memberikan hasil nyata bagi bisnis.

← Kembali ke Artikel